MASJID AGUNG BANTEN
Ketika pertama kali menginjakan kaki di tatar ini, dibenak saya ada tiga tempat yang mesti saya kunjungi yaitu: pertama Banten lama, sebuah kawasan peninggalan purbakala sisa dari sebuah kerajaan islam. kedua, Kawasan tanah ulayat Suku Baduy di Banten selatan, sebuah kawasan budaya yang masyarakatnya masih teguh mempertahankan tradisi dan adat leluhur. dan ketiga, Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, sebuah kawasan lindung terdapat satu spesies binatang langka di dunia, Badak Cula satu. Dari ketiga tempat tersebut, Banten lama merupakan tempat yang sangat saya ingin kunjungi. sedangkan ujung kulon belum sempat saya lihat.
Banten lama, nama yang tidak asing dan sangat istimewa bagi orang banten, karena memiliki nilai tersendiri. ia memiliki kandungan nilai sejarah yang cukup tinggi. berkaitan dengan nilai itu. bisa dikatakan banten lama merupakan landasan ideologi bagi sebagian besar masyarakat banten. Dikatakan demikian karena hampir segala perikehidupan masyarakat banten menjadikan banten lama sebagai tonggak awal peradaban islam, dimana kini islam merupakan agama yang di anut oleh sebagian besar masyarakat banten. Bahkan masih teringat pada tahun 1999-2000 ketika banten ingin menjadi provinsi tersendiri, tokoh tokoh banten dengan penuh keyakinan berdiri di atas reruntuhan bekas kesultanan Banten sembari mengingatkan peran sentral kesultanan ketika mencapai puncak kejayaan abad 16--18.
salah satu tinggalan dikawasan banten lama yang masih eksis dan dipergunakan sebagaimana fungsinya dari awal adalah Masjid Agung Banten. Masjid ini berada di bekas pusat kota kesultanan Banten. Keeksisan Masjid Agung banten menjadikannya sebagai nafas sejarah dan budaya banten. ia hadir di tempat ini sejak pusat pemerintahan banten dipindahkan dari banten girang ke banten lama. ia menjadi bagian dari tata kota islam dan roh kehidupan masyarakat yang islami. bahkan sampai hari inipun ramai dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah.
to be continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar