
Ketika saat itu datang dan akhirnya kembali. pasti merupakan hal yang sangat menyenangkan. seperti aku yang saat ini tengah terbaring dikasur dengan kepala ditutup kain basah sekedar untuk meringankan rasa panas badan. namun aku senang dengan keadaan ini. aku pikir bekerja belajar untuk mandiri tanpa harus menyusahkan orang lain adalah hal yang sangat memuaskan batin. yah memang disisi lain kita perlu hubungan dengan pihak lain agar kerjasama lebih mudah. tapi apa? kebanyakan yang seperti itu hanya saling menikan bagiku, walaupun sudah dengan perjanjian yang matang. tapi seringkali meleset.
Cita citaku ringan sajaaah, hanya ingin bermanfaat untuk yang lain itu saja. tapi jangan dimanfaatkan. yah sambil kerja aku sering melamun, seandainya aku bisa membawa minimal satu pemuda saja. dirumah ku dan bekerja bareng denganku. aku rasa itu akan lebih bermanfaat untuknya. karena sulitnya lapangan kerja yang ada sehingga memaksa para kaum muda desa mencari nafkah di kota kota besar.aku pikir kapan majunya tempat kalian. sudahlah para elit pemerintah yang tak peduli. ditambah lagi dengan corengan cemo'ohan orangtua so suci so bersih. yang jika melihat kelakuan pemuda yang agak aneh dikit. heu. padahalkan menurutku itu hal yang wajar, karena masih proses pencarian jatidiri. kenapa aneh? terlahluh..
hati aku miris jika mendengar seorang pemuda dikampungku nyolong.. aku berfikir jika saja orangtua mereka mampu memenuhi keinginannya tentu tidak akan demikian. .namun aku lihat para orangtua mereka pun tak mampu. bahkan untuk melanjutkan sekolah anak anak mereka sampai sma pun jarang.. ya akhirnya terjadilah seperti itu. pergaulan yang kacau.
Aku takut satu hari dia bertemu seseorang yang baik. padahal penipu. contoh , dibawalah dia kedalam satu golongan yang mengatasnamakan. agama,negara,lsm,organisasi,sekte atau apalah.banyak sekali contohnya. Aku sangat takuuut. karena pemuda sangat mudah dipengaruuuh, akhirnya secara dia tak sadar masuk kedalam golongan Radikal dan sebagainya. ya Alloh mohon Perlindungan dari hal hal yang menyesatkan Generasi kami.
kembali aku melamun.. jika saja ada satu atau dua orang donatur dikampungku yang peduli dengan nasib mereka. mungkin mereka tak perlu jauh jauh mencari pekerjaan ditempat lain. jika saja mereka mempunyai pekerjaan dikampungnya sendiri. tentu akan lebih bermanfaat pada kemajuan desa. dan kegiatanpun berjalan. warga dan aparat akrab dan bersatu. hmmm indahnya. aaaah aku jadi ngelantur.. tapi setidaknya ya itulah khayalan ku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar